Ukraina telah merespons dengan sering melancarkan serangan drone terhadap target-target di Rusia, yang banyak di antaranya terkait dengan industri minyak serta lokasi ritel negara tersebut.

"Meskipun pihak berwenang Rusia tidak mengumumkannya secara resmi, wilayah udara Rusia pada praktiknya akan tertutup. Perang yang dimulai oleh Rusia justru menutup wilayah udaranya sendiri," tambah Zelenskiy.

Efek peringatan tersebut langsung memicu kekhawatiran komersial dan masalah jaminan asuransi perang. Rabu (2/9/2026) puluhan penerbangan internasional ke Moskow mendadak dibatalkan.

Maskapai Turki, Pegasus Airlines, membatalkan 12 penerbangan dari dan menuju Bandara Vnukovo Moskow. Kemudian Turkish Airlines membatalkan beberapa rute Istanbul-Moskow.