Maskapai lain seperti Flydubai, Nesma Airlines, dan Kuwait Airways juga membatalkan operasional mereka ke bandara utama Moskow pada hari tersebut.
Selama tiga malam berturut-turut, bandara utama Moskow yaitu Sheremetyevo, Vnukovo, Domodedovo, memberlakukan pembatasan terbang darurat tengah malam. Berdasarkan data Flightradar24, di Sheremetyevo saja terdapat 21 penerbangan dibatalkan dan 235 tertunda, sementara Vnukovo mencatat 22 pembatalan dan 94 penundaan.
Pagi hari ini, Jumat (4/9/2026) Air Tanzania menjadi maskapai non-Barat pertama yang secara resmi menangguhkan seluruh penerbangan rute Dar es Salaam-Moskow akibat asesmen risiko keamanan di langit Rusia. Namun, setelah beberapa jam melakukan koordinasi darurat, maskapai tersebut mengumumkan bahwa mereka akan kembali membuka rute pada 7 September.
Maskapai besar dari negara Teluk seperti Emirates, Qatar Airways, Etihad dan maskapai China sejauh ini belum menghentikan operasional secara total, tetapi jadwal penerbangan mereka terus dibayangi penundaan massal secara mendadak setiap kali sirine peringatan drone aktif di kota-kota Rusia.