Pada 2025, seluruh 60 kursi di kursus DeepSeek AI di sebuah universitas untuk lansia di Guangzhou habis terisi hanya dalam puluhan detik setelah pendaftaran dibuka. Di Shanghai, universitas untuk lansia tersebut bahkan telah menerima murid berusia 80-an tahun dalam kursus fotografi drone, yang diluncurkan pada 2022.

Di Universitas Lansia Ningxia, lebih dari 3.600 orang telah mendaftar untuk mengikuti kursus teknologi, yang mencakup penggunaan aplikasi AI, produksi video, teknologi rumah pintar, dan perdagangan elektronik (e-commerce).

"Banyak kursus yang kuotanya terisi penuh dalam hitungan menit setelah pendaftaran dibuka," ujar Liu Rui, wakil direktur pusat layanan universitas tersebut.

Rencana Lima Tahun ke-15 China (2026-2030) menyerukan perluasan kesempatan pendidikan bagi kaum lansia serta pengembangan lebih banyak universitas untuk lansia guna memenuhi kebutuhan budaya dan intelektual mereka.

Bagi banyak partisipan, daya tariknya tidak hanya sekadar mempelajari keterampilan praktis baru, dengan kelas-kelas yang juga memberikan kesempatan untuk pertumbuhan pribadi dan interaksi sosial.

"Mempelajari keterampilan-keterampilan baru ini telah membuat masa pensiun saya lebih bermakna," ujar Xu Zonggang, seorang warga Qingdao berusia 70 tahun, yang kini tengah merencanakan perjalanan berikutnya bersama teman-teman sekelasnya.