NADIKABAR.COM — Pemuda berinisial SP (25) diduga membacok seorang pria lanjut usia bernama Making (60) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban dibacok saat hendak melerai pelaku yang mengamuk setelah terlibat cekcok dengan ayah tirinya.
Kanit Resmob Polres Bantaeng Aipda Sabil menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di Kampung Makkaninong, Desa Biangkeke, Kecamatan Pajukukang, Senin (24/8). Pelaku mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis samurai.
"Pelaku bertengkar dengan ayah tirinya sehingga mengamuk menggunakan parang panjang, kemudian korban mendekati pelaku untuk melerai, tetapi korban malah dibacok," ujar Sabil kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).
Pembacokan itu mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka. Polisi yang menerima laporan pun turun ke lokasi kejadian.
"Korban mengalami luka bacok di bagian belakang kepala, kedua tangan, dan bibirnya," beber Sabil.
Pelaku langsung diamankan beserta barang bukti samurai yang digunakan membacok korban. Dari hasil pemeriksaan, pelaku berdalih awalnya tidak berniat membacok korban.
"Pada dasarnya pelaku mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menebaskan sebilah senjata tajam jenis samurai secara berulang kali. Sasaran awal sebenarnya ayah tirinya, bukan korban," jelas Sabil.
Menurut Sabil, pelaku mengaku menyimpan dendam terhadap ayah tirinya karena kerap mendapat perlakuan kekerasan. Pelaku juga emosi setelah melihat ibu kandungnya yang bekerja mencari nafkah.
"Pelaku kemudian terlibat cekcok dengan ayah tirinya di bawah kolong rumah. Dalam kondisi emosi, SP mengambil samurai yang disimpan di dalam kamarnya lalu kembali turun dan menantang ayah tirinya," jelasnya.
Saat pelaku mengamuk, sejumlah warga datang untuk melerai. Namun, pelaku justru menebaskan samurai secara membabi buta hingga mengenai Making yang berada di lokasi.
"Warga kemudian berusaha menghentikan pelaku dengan memukul menggunakan bambu dan balok kayu. Setelah itu warga memegangi pelaku dan merebut senjata tajam yang digunakannya," pungkasnya.