"Mamak masuk desil 6, (sebelumnya terima bantuan) PKH, beras. (Mulai) nda dapat kemarin bulan 12 (Desember 2025)," kata anak perempuan Sina, Aisyah saat ditemui wartawan.
Aisyah tidak mengetahui pasti alasan pemerintah mencabut bantuan sosial untuk ibunya. Apalagi kondisi ekonomi semua saudaranya yang telah berkeluarga juga jauh dari kata cukup.
Ia menyebut ibunya tinggal bersama saudara laki-lakinya yang belum berkeluarga. Saudaranya itu bekerja sebagai nelayan dan kadang ikut membantu di kapal tangkap ikan.
"Tidak ditahu juga apa (sebabnya tidak dapat bansos lagi), cuman katanya harus pi juga dipisah namanya (ibu) dari kartu keluarga ku," katanya.
Terpisah, Lurah Mamunyu Mamat mengaku telah mengecek kondisi Sina. Ia mengungkapkan Sina sebenarnya pernah mengajukan pembaharuan desil pada Januari 2026 namun hingga kini namanya di data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) belum berubah.