NADIKABAR.COM — Serangan Real Madrid kepada presiden LaLiga Javier Tebas mendapat sorotan dari Joan Laporta. Presiden Barcelona itu menilai El Real seharusnya fokus berkaca pada diri sendiri alih-alih terus menyerang pihak lain.
Pada Jumat (16/10) pekan lalu, Madrid merilis pernyataan yang mendesak Tebas untuk mundur dari jabatannya sebagai presiden LaLiga sekaligus wakil presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) setelah mengeluarkan pernyataan yang menyinggung raksasa ibu kota itu lewat media sosial.
Tebas menyoroti sikap Madrid yang kerap mendiskreditkan wasit lewat kanal televisi mereka sendiri, sesuatu yang dinilai Tebas mirip dengan teknik propaganda Nazi di masa lalu. Madrid menilai pernyataan Tebas menunjukkan kurangnya netralitas dan sikap rasa hormat dari pria 64 tahun itu.