Jika dibiarkan, kerusakan kipas dapat mengganggu proses pendinginan dan meningkatkan risiko panas berlebih.
Lingkungan tempat laptop digunakan juga memengaruhi kinerja sistem pendingin. Ruangan yang panas atau perangkat yang terkena sinar matahari langsung dapat membuat proses pelepasan panas menjadi kurang efektif.
Dalam kondisi tersebut, kipas perlu bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu internal.
Cara mengatasi laptop cepat panas dan kipas berisik
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah tersebut. Pertama, gunakan laptop di atas permukaan datar dan keras agar ventilasi tidak tertutup.
Kedua, tutup aplikasi yang tidak diperlukan dan periksa penggunaan CPU melalui Task Manager pada Windows untuk mengetahui program yang membebani perangkat.
Ketiga, bersihkan ventilasi udara secara berkala dan hindari membersihkan bagian dalam laptop secara sembarangan jika tidak memiliki pengalaman membongkar perangkat.
Pengguna juga dapat menggunakan mode daya seimbang atau balanced mode agar kinerja prosesor tidak selalu berjalan pada tingkat maksimal.
Jika laptop tetap panas meskipun hanya digunakan untuk pekerjaan ringan, atau kipas mengeluarkan suara berdecit dan bergetar, sebaiknya lakukan pemeriksaan di pusat servis, demikian mengutip laman dukungan sejumlah merek laptop ternama.