Laptop tersebut menggunakan chipset Snapdragon X Elite dengan kode nama Hamoa yang memiliki CPU 12 inti dan GPU Adreno X1-85. Perangkat itu juga dibekali RAM 16 GB.

Dalam pengujian Geekbench, perangkat tersebut mencatat skor 2.513 poin untuk pengujian CPU single-core dan 15.214 poin pada pengujian multi-core.

Laptop tersebut tidak tercatat menggunakan ChromeOS maupun Windows. Karena Googlebook OS dibangun menggunakan basis Android 17, perangkat Samsung yang menjalankan sistem operasi tersebut diduga kuat merupakan laptop Googlebook.