Salah satu pendorong terbesar adalah, mengingat kembali pengorbanan serta penolakan besar dari keluarga ketika ia pertama kali memutuskan menjadi mualaf pada 2016.

"Jadi kalau Rissa ingat pas perjuangan masuk Islam itu sampai diusir dari rumah. Rissa waktu itu sampai ribut sama orang tua besar, sampai sempat diusir dari rumah walaupun akhirnya diterima kembali," tuturnya.

Perjalanan awal memahami ajaran agama, juga dilalui ibu dua anak itu dengan penuh keterbatasan secara mandiri. Ia mengaku sempat mengandalkan konten di internet hanya untuk mencari tahu tata cara pelaksanaan ibadah salat.

"Dulu ingat banget awal belajar salat aja tuh dari YouTube, jadi Rissa kira tuh seluruh salat itu empat rakaat. Subuh juga Rissa kira empat rakaat, karena belajarnya waktu itu dari YouTube sampai akhirnya panggil guru ngaji," kenangnya.