NADIKABAR.COM — Tiga bulan setelah gempa bumi bermagnitudo 7,1 melanda Prefektur Kumamoto, Jepang, lebih dari 1.000 orang masih mengungsi di pusat-pusat evakuasi.

Mereka masih menunggu hunian sementara untuk dapat kembali menjalani kehidupan normal.

Gempa tersebut terjadi pada 28 Juli sekitar pukul 16.27 waktu setempat dan merusak rumah warga.

Hingga Senin (26/10), jumlah korban tewas tercatat 38 orang, yang 36 di antaranya akibat dampak bencana dan 2 orang lain meninggal saat bencana terjadi. Secara keseluruhan, jumlah korban mencapai 420 orang.

Pusat-pusat evakuasi masih beroperasi di 21 lokasi yang tersebar di tujuh kota dan wilayah administratif setingkat kota kecil.

Di Yatsushiro, sebanyak 579 orang yang setara lebih dari separuh total pengungsi masih bertahan di tempat penampungan; sedangkan 263 orang lain mengungsi di Uki, 155 orang di Hikawa, dan 65 orang di Uto.