Data tersebut belum mencerminkan keseluruhan skala kerugian karena Lebanon belum memiliki basis data nasional terpadu mengenai perpustakaan, arsip, dan koleksi buku yang hancur, kata koordinator tersebut.

Bekdash menambahkan bahwa besarnya kerusakan baru dapat dinilai secara menyeluruh setelah dilakukan inventarisasi secara nasional terhadap koleksi yang hilang dan rusak.