"Pemadaman didukung berbagai peralatan, antara lain selang pemadam, selang hisap, nozel, sepatu bot, pompa portabel, pompa punggung, pemukul api, dan radio komunikasi," ucap Berton.

Untuk pemadaman jalur udara mencakup 61 unit armada, yang terdiri atas 24 unit untuk patroli, CASA, dan OMC serta 37 helikopter water bombing atau pengeboman air.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga dilakukan di sejumlah wilayah. Berdasarkan data pelaksanaan pada 23 Oktober 2026, penyemaian dilakukan dengan total 15 sortie atau penerbangan dan penggunaan bahan semai sebanyak 14.300 kilogram.

Di Kalimantan Tengah, OMC dilaksanakan sebanyak delapan sortie dengan penggunaan 7.200 kilogram bahan semai, terdiri atas 5.200 kilogram dry ice dan 2.000 kilogram natrium klorida (NaCl). Hingga laporan pada 23 Oktober, belum terdapat laporan hujan di wilayah sasaran.

Sementara itu, di Sumatera Selatan, OMC dilaksanakan sebanyak tujuh sortie dengan penggunaan 7.100 kilogram bahan semai.

"Hasil pemantauan menunjukkan jarak pandang membaik menjelang siang hari," katanya.