NADIKABAR.COM — Lebih dari 500 orang terluka dalam demonstrasi "Rompi Kuning" di seluruh Prancis pada Sabtu (24/10), menurut Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez.

Dalam keterangannya pada Senin kepada saluran penyiaran Prancis, BFMTV, Nunez menyebutkan jumlah tersebut mencakup 267 petugas penegak hukum dan lebih dari 250 pengunjuk rasa.

Menurut dia, setidaknya 1.435 orang ditahan di seluruh negeri selama akhir pekan dalam aksi protes menentang kenaikan biaya hidup.

Meski terdapat korban luka dan penangkapan, menteri itu menyatakan bahwa tidak ada insiden besar yang terjadi selama demonstrasi pada Sabtu tersebut.

Dia menyebutkan bahwa tiga orang mengalami luka serius di kota Toulouse, Reims, dan Clermont-Ferrand.

Nunez juga membela kebijakan pembatasan jam malam parsial yang diberlakukan di beberapa kota di Prancis.