Dia mengatakan pihak prefektur memiliki wewenang untuk menerapkan pembatasan tersebut jika terdapat risiko gangguan terhadap ketertiban umum.
"Situasi tidak akan banyak berubah dalam beberapa hari ke depan," ujar dia.
Pembatasan jam malam parsial masih berlaku di sekitar 10 lokasi di seluruh negeri dan akan terus diterapkan oleh otoritas prefektur yang berkoordinasi dengan pemerintah kota setempat, tambahnya.
Menanggapi bentrokan yang melibatkan kelompok penentang gerakan Rompi Kuning di Nice dan Montpellier pada Sabtu, Nunez menegaskan pihak kepolisian tidak memberikan perlindungan kepada sejumlah kelompok tersebut.
Dia juga mengakui adanya kesalahan dalam penanganan oleh pihak berwenang terhadap gelombang demonstrasi Rompi Kuning sebelumnya pada 17 Oktober.
Secara terpisah, Nunez mengomentari serangan yang terjadi di Trappes, wilayah Yvelines, pada Jumat (23/10), dan menggambarkannya sebagai tindakan terorisme yang bermotif rasial.