"Ukurannya besar. Konon jika burung itu membentangkan sayap, hampir sebagian besar wilayah setempat tertutupi oleh bayangannya," ungkapnya.

Selain itu, Arvin menyebut keluarnya burung tersebut dari sarangnya dipercaya warga sebagai pertanda, baik maupun buruk.

"Ketika burung itu keluar dan terbang mencari makan, itu diyakini memberi sinyal, berarti kemungkinan akan ada kesuksesan hidup atau bencana alam yang terjadi. Misalnya kekeringan, gagal panen, banjir, hal-hal seperti itu," terangnya.

Untuk menghindari bahaya, Arvin menyebut masyarakat setempat masih memegang teguh keyakinan dan kepercayaan adat Mappurondo dalam menjaga dan memelihara kawasan Air Terjun Sambabo.

"Masyarakat meyakini ketika ada hal-hal yang tidak senonoh dilakukan masyarakat (di kawasan air terjun), maka akan mendatangkan sesuatu hal yang tidak baik," tuturnya.