"Ada pertanian, peternakan, hingga produksi tempe yang menurut penjelasan Kalapas sudah didistribusikan ke dapur MBG (Makan Bergizi Gratis). Ini merupakan sesuatu yang patut kita apresiasi," tutur dia.

Dia pun menyampaikan harapannya agar program kemandirian tak hanya sesaat, tapi berjalan konsisten. "Saya berharap program seperti ini dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan," sambung Rapidin.

Rapidin juga sempat berdialog dengan pengunjung lapas dan napi untuk memastikan bahwa yang dia saksikan dalam kunjungan ini adalah kondisi sehari-hari lapas. Berdasarkan hasil peninjauannya, Rapidin menyampaikan penyelenggaraan kegiatan pemasyarakatan di Lapas Sibolga telah sesuai standar.

"Kami juga berkomunikasi dengan pengunjung dan warga binaan. Dari yang kami temui, pelayanan diberikan dengan baik sesuai ketentuan. Fasilitas dan layanan yang kami tinjau juga sudah sesuai standar," ungkap dia.