Akses permodalan juga dinilai harus diperluas agar para peternak dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Tanpa dukungan pembiayaan yang memadai, menurut Endang, potensi besar peternakan lokal akan sulit berkembang secara optimal.

Endang turut mendorong pemberian penghargaan kepada para peneliti dan peternak yang selama ini menjaga serta mengembangkan sumber daya genetik sapi lokal, termasuk sapi Grati. Salah satu mekanisme penghargaan yang dapat dipertimbangkan adalah pemberian royalti.

"Perlu juga diperhatikan royaltinya untuk para peneliti dan peternak yang selama ini mengamankan dan mengembangkan genetik sapi Grati. Mereka harus mendapatkan penghargaan atas kontribusinya. Selain itu, akses permodalan bagi para peternak juga perlu diperhatikan," ujarnya.

Dalam mewujudkan kemandirian susu nasional, Endang menegaskan hasil produksi peternak dalam negeri harus menjadi prioritas. Kebijakan impor susu didorong dikelola secara hati-hati agar tidak melemahkan posisi peternak maupun koperasi susu lokal.

"Jangan sampai kita terus mengimpor susu. Yang harus kita utamakan adalah hasil dari sapi-sapi lokal kita. Kita sudah hampir 50 tahun mengadaptasi sapi-sapi impor agar bisa beradaptasi dengan lingkungan. Jangan menyerah begitu saja. Kalau memang membutuhkan, kita impor sapinya, bukan susunya," imbuhnya.