Menurut Husein, diplomasi parlemen tidak hanya berkaitan dengan hubungan politik antarnegara, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang ekonomi, memperluas kerja sama perdagangan, serta memperkenalkan produk dan destinasi wisata unggulan Indonesia ke dunia internasional.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Toba, BKSAP DPR RI turut menggali aspirasi bersama Bupati Toba dan jajaran pemerintah kabupaten. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memetakan kebutuhan daerah sekaligus mengidentifikasi sektor potensial yang dapat dikembangkan melalui kerja sama internasional.

"Kita berharap aspirasi dan potensi yang disampaikan pemerintah daerah dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dengan mitra parlemen maupun forum internasional yang relevan," terangnya.

Kabupaten Toba memiliki potensi pariwisata yang didukung keberadaannya di kawasan Danau Toba, bagian dari Kaldera Toba UNESCO Global Geopark. Kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia dengan kekayaan geologi, budaya, dan keindahan alam.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam keterangan tersebut, jumlah kunjungan wisatawan nasional ke Kabupaten Toba mencapai sekitar 714.000 pada 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan peluang pengembangan pariwisata untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.