Selain pariwisata, Kabupaten Toba memiliki lebih dari 10.000 pelaku UMKM yang berpotensi memperkuat perekonomian lokal.
Di sektor pertanian, Kabupaten Toba memiliki sejumlah komoditas unggulan, antara lain kopi dengan produksi sekitar 4.254,29 ton per tahun, jagung, bawang merah, dan beras. Komoditas tersebut dinilai berpeluang dikembangkan untuk memperluas pasar produk lokal dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.
"Tidak hanya mengandalkan pariwisata, Kabupaten Toba juga memiliki lebih dari 10.000 pelaku UMKM yang berpotensi menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi lokal," tegasnya.
Husein berharap penguatan diplomasi parlemen dapat membantu memperluas akses pasar bagi pelaku usaha dan komoditas unggulan daerah.
"Melalui penguatan diplomasi parlemen, kita mendorong produk UMKM, hasil pertanian, dan destinasi wisata Kabupaten Toba memiliki kesempatan lebih luas untuk dikenal di pasar global," paparnya.