Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar soal besarnya nilai barang bukti yang disita. Dia mengatakan langkah Polri itu merupakan bentuk negara melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika serta sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo memerangi barkoba.

"Ketika narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan sebelum beredar, berarti ada banyak masyarakat yang terlindungi. Karena itu, pemberantasan narkotika harus menjadi komitmen bersama dan dilaksanakan secara konsisten, profesional, serta berkelanjutan," ujarnya.

Bimantoro juga menyoroti pentingnya pengusutan lebih lanjut terhadap jaringan internasional di balik penggunaan kapal tanker MT Global 168 yang terdaftar atas nama perusahaan Malaysia, Makmur Marine Petroleum. Dia mendorong penyidik untuk menelusuri asal-usul barang, jalur distribusi, aliran dana, hingga pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali operasi tersebut.