Menurut Novita, industri gim tidak sebatas aktivitas bermain atau hiburan.
Di dalamnya, kata dia, terdapat beragam peluang profesi, mulai dari penulis cerita, ilustrator, desainer karakter, animator, pengembang perangkat lunak hingga pemasaran digital. Keterampilan tersebut dapat dipelajari dan dikembangkan oleh anak muda di daerah.
"Anak muda harus naik kelas, dari sekadar bermain menjadi pencipta. Hobi bisa menjadi keterampilan, keterampilan bisa melahirkan karya, dan karya dapat membuka peluang ekonomi," ucap legislator yang membidangi sektor perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikas itu.
Novita juga menilai gim sebagai media kreatif untuk memperkenalkan identitas dan potensi Trenggalek. Cerita rakyat, sejarah, budaya, keindahan alam hingga potensi pertanian dapat diangkat menjadi inspirasi karya digital yang menjangkau masyarakat lebih luas.