Oleh karena itu, Ace menegaskan, wartawan harus memahami tidak hanya isi suatu informasi, tetapi juga asal-usulnya, jaringan penyebarannya, kepentingan di baliknya, serta cara informasi tersebut diperkuat dan disebarluaskan.

Ke depan, peran pers tidak lagi sekadar menyampaikan berita, tetapi juga membantu masyarakat memahami apa yang terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa dampaknya, dan bagaimana berbagai fakta saling berkaitan.

Di akhir paparannya, Ace menegaskan bahwa pers bukan sekadar penjaga informasi, melainkan penjaga masa depan bangsa. "Pers yang merdeka, profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan bukan hanya penjaga informasi. Pers adalah salah satu penjaga masa depan Indonesia," tutup Ace.

Turut mendampingi Gubernur Lemhannas RI, yaitu Deputi PPNK Lemhannas RI, Mayor Jenderal TNI Raden Djaenudin Slamet, S.E., serta sejumlah pejabat struktural di Lemhannas RI.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Founder FWK, Hendry CH Bangun; jajaran FWK; para pemimpin redaksi media massa; serta para wartawan nasional dan daerah.