Len menegaskan bahwa Molinas dirancang sebagai ekosistem terbuka (open ecosystem), guna membuka ruang kolaborasi bagi lebih banyak pelaku industri lokal di sepanjang rantai nilai, mulai dari riset teknologi, rantai pasok komponen, jaringan distribusi, pembiayaan, hingga layanan purnajual.

"Kerja sama ini merupakan langkah awal. Kami mengundang lebih banyak mitra untuk tumbuh bersama dalam ekosistem MoLiNas, sehingga pengembangan motor listrik nasional dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan industri Indonesia," ujar Amalia.

Sinergi yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 hari kedua di Jakarta ini, kata Amalia, diharapkan mampu menaikkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memacu efisiensi energi nasional, serta mempercepat transisi mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia.