"Semburan kolom hingga tropopause itu bahaya sebab ada sirkulasi Hadley yang memungkinkan apa yang disemburkan di wilayah khatulistiwa bisa ditransfer ke negara-negara subtropis," katanya.
Erma menekankan bahwa erupsi ini merupakan jenis bencana yang berdampak langsung pada ekonomi, Utamanya pada sektor penerbangan yang harus terhenti dahulu karena red code.
"Red code aviation belum dicabut oleh PVMBG. Memang berbahaya untuk penerbangan jika sulfur masuk ke mesin pesawat bisa sebabkan icing pada mesin dan lain-lain," katanya.
Erma juga mewaspadai pergerakan awan panas (pirocumulus) yang mengandung sulfuroksida. Berdasarkan simulasi, jika terdapat angin laut yang kuat, abu vulkanik bisa mengarah ke Serang, Banten, dan sekitarnya.
Senada dengan hal tersebut, Pakar Vulkanologi dari Institut Teknologi Sumatera (Itera), Happy Christin Natalia, menjelaskan bahwa erupsi GAK kali ini bertipe Strombolian yang melontarkan lava pijar (fountain lava).