Ia berharap, para lurah dapat memperkuat produksi informasi yang berkualitas kepada masyarakat. Willy juga mendorong para lurah untuk menyusun perencanaan program yang lebih terstruktur dan terukur.

"Rencana-rencana program yang bisa lebih terstruktur, lebih terukur hasilnya dan manfaatnya, sehingga nanti bisa dengan mudah terukur bagaimana pencapaian-pencapaian yang mereka lakukan," tambahnya.

Para peserta pun menyambut baik pelatihan kehumasan dan komunikasi publik ini, seperti yang disampaikan Nani sebagai Lurah Kelapa Gading Timur. Selain 10 lurah finalis BSA 2026, sejumlah finalis BSA 2025 mengikuti rangkaian pelatihan ini.

Nani menilai, pembekalan yang didapat akan menunjang kinerja lurah.

"Senang rasanya dapat ilmu banyak banget terkait dengan bagaimana kita bisa mempromosikan dan mengekspos salah satu berita yang tujuannya buat program kita ke depannya," tutur Nani.

Sebelumnya, ke-10 lurah finalis BSA 2026 sebelumnya telah mengikuti beberapa rangkaian acara lain, dari mulai babak penyisihan, penyelenggaraan festival, hingga presentasi final. Sepuluh lurah ini berasal dari kelurahan Pulau Panggang, Kelapa Gading Timur, Malaka Sari, Utan Kayu Selatan, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, dan Kebon Sirih.