"Tes munaqosah ini langsung di depan warga sekolah. Jadi dari 16 siswa hasil seleksi, semua tampil di depan umum. Ini juga sama untuk guru, tapi pengujinya itu kita bawa ustaz dari luar supaya tidak ada subyektifitas. Kalau guru itu hanya juz 30 ujiannya," kata Lina.

Pada periode kali ini, siswa yang berhasil keluar sebagai pemenang beasiswa umrah SMAN 1 Padalarang ialah Asy Syakira Pratama Putri Jasuma, siswi kelas XII-9.

"Jadi nanti dia akan berangkat Insyallah di bulan Oktober, tapi kalau ada informasi kuota tambahan bisa saja di bulan September. Semua biaya, mulai dari tiket pesawat, akomodasi, pembuatan paspor, sampai uang saku sudah ditanggung sekolah. Sekitar Rp30 jutaan," kata Lina.

Terakhir, Lina berharap program rutin yang dilaksanakan menjadi jembatan pembentukan karakter siswa yang baik dan santun selaras dengan Gapura Panca Waluya yang digaungkan Gubernur Jawa Barat.

"Ya harapannya output anak-anak itu, bisa mendoakan seluruh warga sekolah, itu hal yang tidak ternilai. Mereka kan berangkat hasil gotong royong, jadi ada efek positif lah buat dirinya, temannya, lingkungannya, buat semua. Jadi lebih menghargai, lebih santun. Lebih semangat, belajar tahfiznya makin giat," ujar Lina.