Persaingan pada nomor lempar cakram putri berlangsung ketat, dengan setiap atlet berusaha menghasilkan jarak lemparan terbaik untuk mengamankan posisi di klasemen akhir.

Dalam situasi tersebut, Lia mampu mempertahankan posisinya di urutan kedua dan membawa pulang medali perak untuk Indonesia. Ia mengatakan bahwa medali perak yang diraihnya merupakan hasil yang mengejutkan karena di luar proyeksi sebelumnya.

Atlet berusia 30 tahun itu justru menjalani persiapan yang lebih intensif untuk bersaing pada nomor tolak peluru yang dijadwalkan bergulir pada Kamis (22/10).

"Tapi apa pun persiapan saya ketika sudah memasuki pertandingan, saya tetap akan berusaha semaksimal mungkin," katanya.