Sistem pembinaan berjenjang diterapkan melalui kompetisi ini terbukti konsisten mencetak atlet berprestasi. Sejumlah nama yang meniti karier dari ajang ini sukses mengamankan medali emas di ajang SEA Games hingga tampil konsisten di Pekan Olahraga Nasional (PON).
"DKI sendiri sudah meraih emas dari SEA Games, itu atlet freestyle. Kemudian ada atlet Teologi Basam yang juga sudah berstatus internasional," jelas Yasri.
"Dari pertama, hasilnya sudah kita lihat, bibit-bibit yang lahir dari kegiatan Liga ini sudah menghasilkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," lanjutnya.
Demi menjamin keadilan dan kualitas kompetisi, pihak panitia menerjunkan jajaran pengadil lapangan berlisensi daerah hingga internasional.
Delegasi Teknis Wasit M. Fauzannuni memastikan proses seleksi berjalan objektif agar menghasilkan pemenang yang benar-benar berkualitas.