Sementara itu, Maulana Muhammad Arifin menilai kunjungan tersebut memperlihatkan pentingnya pengelolaan sumber daya energi secara terpadu dalam satu kawasan.

Selain mempelajari teknologi pembangkitan listrik, para peserta mengunjungi program tanggung jawab sosial perusahaan di Yunnan dan Guangxi.

Di Yunnan, Datang bekerja sama dengan perguruan tinggi pertanian setempat mengembangkan model pemanfaatan lahan di bawah panel fotovoltaik untuk penanaman komoditas khusus dataran tinggi. Program tersebut juga menyediakan lapangan kerja bagi warga setempat dan dilaporkan telah meningkatkan pendapatan hampir 1.000 rumah tangga.

Di Dahua, wilayah Guangxi, perusahaan itu menjalankan program bantuan pendidikan yang secara kumulatif telah membantu lebih dari 300 anak dari daerah pegunungan mengakses pendidikan tinggi.

Rangkaian kunjungan juga mencakup kegiatan budaya bersama karyawan China, termasuk mengikuti upacara pernikahan massal bertema Dinasti Tang di tepi Sungai Jinsha.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan pengalaman pengelolaan energi, teknologi pembangkit, serta pelaksanaan tanggung jawab sosial kepada karyawan dari negara-negara tempat perusahaan beroperasi.