"Penggunaan masker membantu mengurangi penyebaran partikel pernapasan dari orang yang sedang sakit sekaligus memberikan perlindungan tambahan bagi orang di sekitarnya," kata Andrew.
Keempat, etika batuk dan bersin juga perlu diterapkan dengan tidak menutup hidung dan mulut menggunakan telapak tangan. Sebagai gantinya, dapat digunakan tisu sekali pakai yang segera dibuang ke tempat sampah atau menutup hidung dan mulut dengan bagian dalam siku atau lengan atas apabila tisu tidak tersedia.
Kelima, kebersihan tangan menjadi langkah lain yang perlu diperhatikan karena influenza juga dapat menular melalui tangan yang telah terkontaminasi virus, kemudian menyentuh hidung, mulut, atau mata.
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol dapat membantu mengurangi risiko penularan.
Influenza menular melalui melalui partikel pernapasan yang dikeluarkan ketika penderita batuk, bersin, berbicara, atau bernapas, terutama saat berada dalam jarak dekat. Setelah masuk ke tubuh, virus menginfeksi sel-sel pada saluran pernapasan dan berkembang biak di sana.
Berbeda dengan influenza biasa, gejala pada tipe A bukan sekadar batuk atau pilek biasa karena biasanya juga disertai demam, menggigil, nyeri tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, serta rasa lelah yang cukup berat. Gejala tersebut umumnya muncul sekitar satu hingga empat hari setelah seseorang terpapar virus.