"Nanti dari hasil pemeriksaan (diketahui). Tapi, kita masih lakukan pemeriksaan semua, anggota tadi malam yang melaksanakan tugas masih dalam pemeriksaan semua," tuturnya.

Didik menjelaskan, pemeriksaan yang dijalankan tersebut ditanyakan berapa orang yang bertugas, dan apakah sudah menjalankan prosedur memberikan tembakan peringatan, termasuk senjata api yang digunakan.

"Berapa orang yang memberikan peringatan, senjatanya siapa, proyektil jenis apa, nanti akan keluar hasil dari penyidikan, termasuk hasil Labfor akan kita tunggu," katanya merespons pertanyaan wartawan.

Mengenai aturan boleh tidak anggota membawa senjata api saat membubarkan tawuran, kata Didik, hak ini juga masih dilakukan pemeriksaan. Di situ nantinya akan diketahui, apakah menjalankan SOP atau tidak. Sejauh ini pemeriksaan masih berjalan.

Kepala Biddokkes Polda Sulsel Kombes Pol.dr. Muhammad Haris mengatakan telah melaksanakan pemeriksaan luar jenazah korban dengan persetujuan keluarga untuk pemeriksaan dalam atau autopsi.