NADIKABAR.COM — Holding Ultra Mikro (UMi) yang mengintegrasikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) genap berusia lima tahun. Sinergi ketiga entitas ini telah berkembang menjadi salah satu ekosistem pemberdayaan ekonomi rakyat terbesar di Indonesia.

Pembentukan Holding UMi bertujuan menjangkau segmen usaha ultra mikro yang belum memperoleh layanan keuangan formal secara optimal. Melalui integrasi ini, skala dan jangkauan layanan terus diperluas kepada masyarakat. Mereka tidak hanya mendapat akses modal usaha, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk membangun ketahanan ekonomi keluarga.

Hingga akhir triwulan II 2026, Holding UMi telah berhasil melayani 33,8 juta debitur aktif serta mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro. Sinergi strategis tersebut juga telah mendorong sekitar 2,3 juta debitur naik kelas. Capaian ini mencerminkan perjalanan nasabah menuju akses layanan dan pembiayaan yang semakin luas.

Group CEO BRI Hery Gunardi mengungkapkan perjalanan lima tahun Holding UMi menunjukkan integrasi tiga entitas mampu menciptakan dampak ekonomi yang luar biasa luas.

"Selama lima tahun, kekuatan Holding UMi ditopang oleh integrasi keunggulan masing-masing entitas. BRI memiliki jaringan dan kapabilitas pembiayaan UMKM serta infrastruktur yang luas, Pegadaian memiliki kompetensi pada pembiayaan berbasis gadai dan ekosistem emas, sementara PNM memiliki kekuatan pada pemberdayaan serta pendampingan kelompok usaha ultra mikro," ujar Hery pada keterangan tertulisnya, Minggu (13/9/2026).