Namun, kemenangan tersebut tidak serta-merta menghapus kekhawatiran terhadap permainan Madrid.
Mantan kiper Timnas Spanyol, Santiago Canizares, menilai Madrid masih memiliki kelemahan dalam bertahan. Menurut dia, lini depan Madrid belum cukup aktif melakukan pressing ketika kehilangan bola.
Masalah itu berpotensi mengganggu keseimbangan pertahanan Madrid. Ketika para penyerang tidak menekan lawan, gelandang harus bekerja lebih keras untuk menutup ruang yang terbuka.
Vinicius Jr dan Kylian Mbappe menjadi dua pemain Madrid di lini depan yang kerap mendapat kritik karena dinilai enggan membantu pertahanan.
"Saat tidak menguasai bola, kinerja para penyerang mereka sangat buruk. Sikap itu menular. Pemain yang satu melihat pemain lainnya, lalu berpikir, 'Ah, kalau dia saja tidak bergerak, ya saya juga tidak perlu bergerak'," ujar Canizares dikutip dari Sportskeeda.