NADIKABAR.COM — Lagu Pupusing Nelongso menjadi salah satu lagu Jawa yang populer dibawakan dalam versi duet oleh sejumlah penyanyi dangdut. Di balik alunan musiknya yang sendu, lagu ini menyimpan cerita cinta sedih.

Sepasang kekasih harus mengakhiri hubungan bukan karena hilangnya rasa cinta, melainkan karena keadaan dan pilihan orang tua. Kisah dalam liriknya terasa semakin menyakitkan karena sang perempuan akhirnya memilih mengikuti jalan yang telah ditentukan keluarganya.

Sementara itu, sang lelaki harus menerima kenyataan bahwa hubungan mereka tidak dapat dipertahankan. Berikut lirik lagu Pupusing Nelongso lengkap dengan terjemahan dan maknanya.

Opo iki sak tenane takdirku seng njawabkeSliramu bedo ati bedo lambe

Wis kadung mati rosokuKangmas rungokno tangiskuBecike kowe lungo soko uripku

Paribasan ngranggeh lintang ning angkosoKowe tego gawe loro marang tresno

Iki wis dalanku, pilihane wong tuakuSepurane yen gawe loro atimu

Keneng opo sifatmu saiki wes bedoKowe ninggalke aku mentingke wong liyoOpo roso tresnamu saiki wes sirnoKoyo lumut ing pinggir segoro

Sesek ing njero dodo pancen nglarakeArep kepiye meneh kowe wong ra nduweOjo selak batinmu marang kahananmuKangmas pupusen roso tresnomu

Opo iki sak tenane takdirku seng njawabkeSliramu bedo ati bedo lambe

Wis kadung mati rosokuKangmas rungokno tangiskuBecike kowe lungo soko uripku

Paribasan ngranggeh lintang ning angkosoKowe tega gawe loro marang tresno

Iki wes dalanku, pilihane wong tuakuSepurane yen gawe loro atimu

Sesek ing njero dodo pancen nglarakeArep kepiye meneh kowe wong ra nduweOjo selak batinmu marang kahananmuKangmas, pupusen roso tresnomu

Opo iki sak tenane takdirku seng njawabkeSliramu bedo ati bedo lambe

Wis kadung mati rosokuKangmas, rungokno tangiskuBecike kowe lungo soko uripku

Opo iki sak tenane takdirku seng njawabkeSliramu bedo ati bedo lambe

Wis kadung mati rosokuKangmas rungokno tangiskuBecike kowe lungo soko uripku

Paribasan ngranggeh lintang ning angkosoKowe tega gawe loro marang tresnoIki wes dalanku, pilihane wong tuwaku

Sepurane yen gawe loro atimuSepurane yen gawe loro atimu

Apa ini yang menjadi jawaban takdirkuDirimu beda hati beda ucapan

Sudah terlanjur mati rasa akuKangmas dengarkan tangiskuLebih baik kamu meninggalkanku

Peribahasa menggapai bintang di langitKau membuatku sakit hati terhadap cinta

Ini sudah jalanku, pilihan orang tuakuMaaf sudah membuat hatimu terluka

Apa yang terjadi hingga sifatmu sudah berbeda?Kau meninggalkanku demi orang lainApa perasaan cintamu sekarang sudah sirnaSeperti lumut di pinggir pantai

Sesak di dalam dada sungguh menyakitkanMau bagaimana lagi kamu adalah orang tidak punyaJangan membebani hatimu dengan keadaanmuKangmas hilangkan perasaan cintamu

Apa ini yang menjadi jawaban takdirkuDirimu beda hati beda ucapan

Sudah terlanjur mati rasa akuKangmas dengarkan tangiskuLebih baik kamu meninggalkanku

Peribahasa menggapai bintang di langitKau membuatku sakit hati terhadap cinta

Ini sudah jalanku, pilihan orang tuakuMaaf sudah membuat hatimu terluka

Sesak di dalam dada sungguh menyakitkanMau bagaimana lagi kamu adalah orang tidak punyaJangan membebani hatimu dengan keadaanmuKangmas, hilangkan perasaan cintamu

Apa ini yang menjadi jawaban takdirkuDirimu beda hati beda ucapan

Sudah terlanjur mati rasa akuKangmas, dengarkan tangiskuLebih baik kamu meninggalkanku

Apa ini yang menjadi jawaban takdirkuDirimu beda hati beda ucapan

Sudah terlanjur mati rasa akuKangmas, dengarkan tangiskuLebih baik kamu meninggalkanku

Peribahasa menggapai bintang di langitKau membuatku sakit hati terhadap cinta

Ini sudah jalanku, pilihan orang tuakuMaaf sudah membuat hatimu terlukaMaaf sudah membuat hatimu terluka

Jika dilihat secara keseluruhan, makna lagu Pupusing Nelongso adalah tentang cinta yang harus berakhir karena keadaan. Hubungan dua orang yang masih memiliki perasaan satu sama lain tidak selalu dapat berlanjut ketika berhadapan dengan pilihan keluarga dan keterbatasan ekonomi.

Kisahnya berawal dari hubungan sepasang kekasih yang kemudian menghadapi perubahan dan konflik. Sang perempuan merasa kekasihnya telah berbeda, sedangkan sang lelaki berada dalam kondisi yang membuat hubungan tersebut semakin sulit dipertahankan.

Pada akhirnya, sang perempuan mengungkapkan bahwa jalan yang ditempuh merupakan pilihan orang tuanya. Ia meminta maaf karena keputusan tersebut menyakiti hati kekasihnya.

Karena itulah, Pupusing Nelongso tidak hanya bercerita tentang putus cinta. Lagu ini juga menggambarkan rasa pasrah ketika seseorang harus memilih tim redaksi mempertahankan orang yang dicintai atau mengikuti keadaan dan keputusan keluarga.