Towadeng mengatakan peristiwa bermula saat korban bersama temannya pulang joging. Mereka lalu melakukan siaran langsung Tiktok di Jembatan Sungai Maros.
"Korban bersama teman-temannya ini pulang joging lalu live di jembatan. Saat live itu korban meloncat dari jembatan ke sungai," ucapnya.
Setelah korban melompat, salah satu rekannya ikut melompat dengan maksud menolong korban. Namun, saat yang bersamaan sebuah perahu melintas dan menciptakan gelombang yang membuat jarak korban menjauh kemudian tenggelam.
"Seorang temannya coba menolong dengan ikut loncat ke sungai tapi tidak sempat menolong karena ada ombak dari perahu yang melintas, temannya takut mendekat. Sesaat kemudian korban tenggelam dan hilang," beber Towadeng.