"Kami belum bisa memastikan apa sebenarnya benda tersebut karena masih dilakukan pendalaman," tutup Andry.
Untuk mendukung proses penyelidikan, area penemuan telah diamankan dengan pemasangan garis polisi.
Selain itu masyarakat diminta tidak menyentuh, mengutak-atik, ataupun memindahkan benda tersebut sebelum ada arahan dari petugas berwenang.
"Untuk informasi awal, kami pastikan bahwa benda tersebut bukan merupakan benda milik militer. Untuk itu kami juga meminta kepada masyarakat agar tetap tenang sambil menunggu informasi lebih lanjut dari petugas di lapangan," tegasnya.
Penemuan benda tersebut bermula ketika seorang karyawan perkebunan mendapati objek asing di area perusahaan. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak perusahaan dan diteruskan kepada aparat terkait untuk ditindaklanjuti.
Keberadaan benda tersebut turut menjadi perhatian karena muncul dugaan berkaitan dengan suara dentuman keras yang terdengar di langit Kotim pada Minggu (18/10) petang. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Aparat mengingatkan masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai asal-usul benda tersebut sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan. Identifikasi lebih lanjut diharapkan dapat menjawab misteri penemuan benda logam di kebun sawit Kotim tersebut.