Pria yang akrab disapa Inal ini menegaskan, adanya keberatan tersebut tidak menyurutkan usaha Arema FC untuk mendapatkan kembali logo historis singa bertindik.
"Yang pasti, ini tidak menyurutkan langkah kami. Kami tetap akan memperjuangkan logo ini, tentunya dengan cara yang sesuai dengan prosedur hukum dan tetap menghormati proses yang sedang berjalan," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Legal PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI), Adi Ismanto menjelaskan, proses tersebut memiliki alur yang harus diikuti oleh setiap pihak.
Setelah adanya surat dari DJKI terkait usulan penolakan, masih terdapat masa sanggah yang menjadi kesempatan bagi pemohon untuk memberikan tanggapan.