Berdasarkan laporan korban tarif aborsi ilegal tersebut mencapai Rp 15 juta. "Tarifnya Rp 15 juta. (Awalnya) korban dikasih obat, lalu pendarahan, kemudian dikuret," terangnya.

"Saat ini korban sudah fit. Korban ada di rumah aman. Saat ini kami tengah mengalami korban-korban lain. Karena dugaan kita cukup banyak. Ini kan praktik cukup lama," tandasnya.