Pada skenario evakuasi lift, petugas mempraktikkan penggunaan kunci manual untuk membantu mengevakuasi pengguna yang terjebak. Simulasi juga mencakup penanganan pengguna yang pingsan, mulai dari pemberian bantuan hingga pemindahan ke pos kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Aspek keselamatan pengguna yang membutuhkan bantuan khusus turut menjadi perhatian. Dalam simulasi, petugas membantu ibu hamil menggunakan kursi roda dan melakukan evakuasi terhadap pengguna disabilitas. Sementara itu, simulasi juga dilakukan apabila terdapat alarm tanda bahaya berbunyi, dimana tim evakuasi memeriksa seluruh ruangan untuk memastikan tidak ada orang yang tertinggal sebelum mengarahkan peserta menuju titik kumpul yang aman.

Pelaksanaan simulasi melibatkan petugas lintas fungsi, meliputi unit Operasi, Keamanan, Kesehatan, Fasilitas, Pelayanan Penumpang, dan Pekerjaan Sipil. Keterlibatan berbagai unit ini menjadi bagian dari latihan koordinasi agar setiap petugas memahami tanggung jawabnya dalam mendukung proses penanganan dan evakuasi.