Mereka berencana melakukan survei seismik di Bulan, serta menggunakan radar penembus tanah dan melakukan pengukuran gravitasi. PSI bekerja sama dengan perusahaan milik Blue Origin, Honeybee Robotics, serta badan antariksa Norwegia untuk merakit sebagian besar peralatan misi ini.
"Penggabungan metode-metode ini akan memungkinkan kita memperoleh pemahaman yang jauh lebih baik mengenai karakteristik bawah permukaan, termasuk mendeteksi keberadaan tabung lava yang diperkirakan membentang dari lubang Marius Hills," ujar ilmuwan senior proyek tersebut, Than Putzig.
Melalui penggunaan instrumen-instrumen baru ini, peneliti berharap dapat memperoleh petunjuk baru tentang asal-usul lubang tersebut, beserta geologi dan sejarah vulkanik. Kamera yang terpasang pada rover dan lander juga akan memotret permukaan Bulan serta dinding lubang yang tersingkap.