Luhut menambahkan bahwa seluruh data capaian penyaluran akan disajikan secara real-time dan dievaluasi setiap pekan guna memantau daerah atau kementerian yang mengalami hambatan dalam percepatan digitalisasi dan pelaksanaan program Perlinsos ini.
Guna memastikan penyaluran bantuan sosial menjangkau masyarakat hingga ke pelosok dan daerah terpencil, pemerintah membuka keterlibatan berbagai pihak sebagai agen Perlinsos, termasuk jajaran TNI-Polri seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Supaya masyarakat di gunung-gunung dan di kampung-kampung yang sulit dicapai atau belum memiliki HP bisa didatangi langsung oleh TNI-Polri. Ini bentuk keadilan yang ingin diwujudkan Presiden," kata Luhut yang juga Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) ini.
Dia berharap seluruh proses konsolidasi dan sinkronisasi data dapat rampung hingga akhir tahun ini, sehingga skema penyaluran bansos dan subsidi berbasis penerima manfaat langsung dapat segera direalisasikan secara penuh tahun depan.