Untuk apakah family office bakal dibangun di PFII, Luhut belum bisa memastikan. Dirinya masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.
"Bisa saja nanti tergantung itu, tergantung nanti kita lihat di mana yang paling pas. Tapi yang saya dengar dari banyak investor-investor besar itu, mereka suka Bali. Saya tanya juga, 'Kenapa Bali, ya?' 'Kita senang di Bali,' gitu. Ya nanti tergantung Presiden saja, Presiden mau mengarahkan di mana," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana lokasi PFII akan dikembangkan di Jakarta dan Bali.
Kepala Negara mengatakan Jakarta akan menjadi lokasi awal PFII. Pemerintah juga menyiapkan Bali sebagai lokasi pengembangan berikutnya, dengan peluang membuka kawasan serupa di daerah lain yang dinilai menarik bagi investor dan dana-dana besar dari luar negeri.