De la Fuente juga menegaskan bahwa keberhasilan timnas Spanyol tidak terlepas dari komitmen para pemain yang selalu mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadi.
βRahasianya terletak pada kerja sama dengan para pemain yang sangat murah hati, menjunjung tinggi solidaritas, dan selalu mengutamakan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi,β katanya.
Dalam pidatonya, De la Fuente sempat meminta maaf karena keterbatasan kemampuan berbahasa Inggris. Ia berharap dapat menyampaikan pidato dengan lebih lancar pada kesempatan berikutnya.
De la Fuente ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Spanyol pada Desember 2022 untuk menggantikan Luis Enrique.
Sebelum menduduki posisi tersebut, ia menghabiskan hampir satu dekade menangani berbagai kelompok usia dalam sistem pembinaan RFEF.
Meski pengalaman melatihnya di level klub senior terbilang terbatas, De la Fuente mampu membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Pada 2011, ia sempat menangani Alaves di divisi tiga dengan catatan 11 laga.