Teguh menyebut SPPG Kalitengah sebenarnya telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Selain itu, dapur tersebut juga telah memiliki sertifikat halal.

"Memang dari Dinas Kesehatan sudah ada sertifikat laik dan lain-lain. Tapi kan ada juga mungkin dari makanan, ada mungkin dari operasional, kita tidak tahu," tuturnya.

Sementara itu, dugaan penyebab keracunan belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, termasuk terkait bahan baku makanan.

"Kalau sesuai dengan tempat, itu sudah layak sebenarnya. SLHS sudah ada, sertifikat halal sudah ada. Hanya saja kan bahan baku itu bagaimana, itu perlunya investigasi dan hasil lab nantinya," jelasnya.

Untuk sementara, BGN telah menghentikan sementara operasional SPPG Kalitengah. Surat suspend juga telah diterbitkan. "Perihal suspend-nya ringan atau berat, nanti ada tim investigasi dari pusat langsung datang," katanya.

Teguh menjelaskan terkait suspend, suspend ringan dapat berlangsung sekitar dua minggu hingga satu bulan, tergantung hasil investigasi dan laboratorium.

Sementara jika pelanggarannya tergolong berat, sanksinya dapat berupa penghentian operasional secara permanen. "Ringan ini kemungkinan bisa dua minggu atau bisa satu bulan, tergantung ya hasil lab-nya keluar. Kalau berat bisa permanen," terangnya.

Teguh juga mengungkapkan, bahwa SPPG Kalitengah ternyata tak hanya melayani distribusi MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo saja namun juga sebanyak 19 sekolah.

Teguh mengatakan dari total produksi SPPG Kalitengah sekitar 2.800 porsi per hari, sebanyak 1.000 porsi di antaranya disalurkan ke Ponpes Manbaul Hikam.

"Ada 19 sekolah. Jadi di ponpes itu ada 2 sekolah ya, terus sisanya ada sekolah-sekolah lain, TK. Itu swasta semua," ungkap Teguh.

Terpisah, Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sudena telah menjatuhkan suspensi berat selama 30 hari. Ia juga mengusulkan agar Kepala SPPG dipecat buntut keracunan ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam.

"Kemudian kami juga mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan pencopotan sekaligus pergantian," kata Sudena.