"Sedangkan perjalanan dari stadion ke Whoosh itu hampir dipastikan tidak mungkin 10 menit gitu. Paling cepat itu 15 menit ya kan? Karena keluar dari area stadionnya, jalan ke area parkiran itu makan waktu paling cepat 15 menit. Itu salah satunya," katanya.

Selain transportasi umum, Zaini menyoroti akses jalan tol menuju kawasan GBLA. Ia menyebut gerbang Tol Padaleunyi KM 151 sebenarnya telah tersedia, tetapi belum dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas masyarakat saat pertandingan digelar.

"Termasuk juga akses pintu tol. Akses pintu tol 151 itu kan sudah ada, tapi tidak pernah dipakai. Sehingga arus kendaraan itu kan semua numpuk kalau di Gedebage semua, atau nggak masuk lagi ke tol Buah Batu," ungkapnya.

Kondisi tersebut, menurut Zaini, membuat kemacetan saat laga Persib tidak hanya terjadi di sekitar stadion. Ketika pertandingan besar digelar, kepadatan kendaraan bahkan bisa meluas ke sejumlah ruas jalan di Bandung Timur.

"Jadi nggak selalu setiap ada pertandingan Persib itu numpuk, bahkan kalau pertandingannya misalnya big match itu kan sampai ke Soekarno-Hatta macetnya. Belum di Cimencrang, ada Al Jabbar, apalagi dikasih hujan," kata dia.