Karena itu, Zaini meminta adanya keterlibatan berbagai pihak untuk mencari solusi. Ia secara khusus menyoroti peran Pemerintah Kota Bandung dalam menangani persoalan kemacetan di kawasan Bandung Timur.
"Jadi maksudnya harus ya banyak pihak, stakeholder terlibat di situ, bersama-sama ini terutama pemerintah kota," ujarnya.
Zaini menilai penanganan persoalan lalu lintas dan kemacetan di Bandung Timur masih belum menunjukkan perkembangan signifikan. Berbeda dengan sejumlah kawasan di pusat kota, ia melihat pembenahan di wilayah timur Bandung masih berjalan lambat.
Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius, terutama karena Bandung Timur terus berkembang menjadi kawasan dengan aktivitas tinggi. Selain GBLA, wilayah tersebut juga menjadi lokasi sejumlah fasilitas publik yang dapat menarik konsentrasi massa dalam waktu bersamaan.
"Iya kalau saya Bandung Timur masih ini ya, jalan di tempat sepertinya ya. Karena kalau saya lihat di di tengah ya Bandung itu sudah mulai bersih," pungkasnya.