NADIKABAR.COM — Presiden Prancis Emmanuel Macron akan tetap melanjutkan agenda kunjungannya ke negara-negara Teluk untuk membahas kondisi terkait bahan bakar, meskipun terjadi kerusuhan di Prancis.
Agenda kunjungan Presiden Macron, yang telah dijadwalkan itu, berlangsung mulai Senin hingga Rabu (21/10) ke Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Qatar.
"Para pengunjuk rasa telah menyampaikan kekhawatiran mereka mengenai biaya hidup dan harga bahan bakar. Saya telah mengambil beberapa inisiatif di tingkat internasional untuk menjamin pasokan bahan bakar dan gas, serta menangani situasi di pasar energi. Besok pagi, saya akan melanjutkan upaya ini dengan melakukan kunjungan ke negara-negara Teluk Persia," kata Macron dalam pidatonya yang disiarkan Istana Elysee, Minggu (18/10).