Macron menginstruksikan Nunez untuk mengambil langkah apa pun yang diperlukan, sembari mengakui adanya "kegagalan" yang membuat unjuk rasa berujung pada kerusuhan.
"Ambil semua langkah yang diperlukan guna memastikan transparansi terkait kegagalan dalam perencanaan dan intelijen yang berujung pada kekerasan tersebut," kata Macron dalam instruksinya kepada Nunez.
Tidak hanya itu, menurut Istana Elysee, Macron juga menginstruksikan Nunez untuk "menerapkan metode operasional baru bagi pasukan keamanan" dalam menangani krisis tersebut.
Unjuk rasa berskala nasional di Prancis berubah menjadi kerusuhan pada Sabtu (17/10) waktu setempat, dengan gedung balai kota dibakar, toko-toko dijarah, dan berbagai bangunan dipenuhi coretan. Bentrokan kembali pecah di Prancis dan Marseille pada Minggu (18/10) waktu setempat, di mana polisi antihuru-hara dikerahkan untuk mencegah upaya penjarahan berlanjut.