Senja mengatakan DPR sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan RUU Perampasan Aset sebelum atau pada Desember 2026.
"Cuma pada akhirnya belum benar-benar dapat menjadi prioritas sebetulnya. Kemarin sudah disampaikan bahwa sebelum Desember sudah selesai. Makanya di situ kita menyuarakan untuk merefleksikan kondisi hari ini, cuman itu akan tetap menjadi concern kami juga," jelasnya.
Senja menyebut aksi di depan Grahadi hari ini bukan menjadi aksi terakhir. Mahasiswa masih akan melakukan konsolidasi untuk menentukan rangkaian aksi berikutnya.
"Nanti ditunggu saja ya, karena masih akan ada banyak konsolidasi lagi. Insyaallah September," pungkasnya.