Hanif menegaskan, bahwa upaya mitigasi fakultas hanya dilakukan dalam lingkup akademik. Di luar hal itu, pihaknya tidak melakukan penelusuran lebih jauh.
"Mitigasi kami atau pencarian informasi kami adalah pada bidang institusi pendidikan. Kami tidak dalam rangka mencari informasi lain di luar," tegasnya.
Hanif juga mengklarifikasi terkait kabar bahwa RR tidak mengikuti PK2MABA UB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya) yang diduga jadi pemicu berbuat nekat.
"Soal itu sudah clear, memang sempat tidak hadir PK2MABA. Tapi sudah diganti ketidakhadirannya," ucapannya.
Hanif menyebut bahwa upaya pemulihan terhadap RR tengah dilakukan tim medis RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. RR juga disebut telah menjalani tindakan operasi pasca dievakuasi dari lokasi kejadian.